Terpaku aq menatap jurang itu,
Ku bertekad kan tinggal jauh-jauh.
Tapi kegelapan itu memanggilku,
Dari tempat aq ingin berada.
Orang bilang CINTA bisa membawa kejatuhan,
Bisa juga memberikan ketenaran.
Tapi bukan CINTA yang kupikirkan,
Aq benci airmata yang ditimbulkan.
Masih juga ku dekati jurang itu,
Pesonanya yang aneh memanggil-manggilku.
Tempat penuh misteri
Yang belum pernah aq masuki.
Kudekati tepiannya,
Kupandangi kedalaman di bawah sana.
Entah apa yang menanti di situ,
Kesempatan ini takkan biarkan berlalu.
Selama ini hidupku aman,
Betapa ingin semua ku pertahankan.
Aq pun maju selangkah lagi,
Dan jatuhlah aq ke jurang itu.
Kucoba berpegang di tepiannya,
Menyesali nasibku yang baru.
Namun aq terus meluncur jatuh.
Sia-sialah semua usahaku.
Meski aq mendarat pelan,
Lebam dan luka tetap kurasakan.
Tapi itu memang sering terjadi,
Dalam hal-hal yang berkaitan dengan hati.
Namun aq tetaplah ragu,
“Akankah dia seperti mantanku yang dulu?”
Akhirnya kurasakan sebuah sentuhan,
Yang menghapuskan segala keraguan.
Ditariknya aq dekat dengannya,
Kami pun naik bersama-sama.
Kusadari aq telah berada,
Aman dalam pelukan CINTA..
(Kutipan dari Buku Teen Love )